Minggu, 22 Februari 2015

HUJAN


                                                 “HUJAN”

Hari ini,,,,,,,,
Kau telah mengajariku untuk tidak lagi menghargai perasaan
Kau telah mengajariku untuk hidup dalam kebohongan
Dan hari ini juga,,,,,
Kau yang memintaku
Untuk melupakan hujan yang sudah kita bangun dengan darah

Hari ini,,,,,,,,
Adalah hari yang kau pilih
Untuk merobek langit hitam nan indah
menjadi serpihan serpihan kecil yang nanti akan menghilang
hingga dia tidak akan bisa lagi meneruskan cahaya matahari
hingga dia tidak bisa lagi menurunkan hujan kita
dan hujan pun tidak akan  pernah terlihat lagi

Hari ini,,,,,
Aku ingin berkata
Aku bukanlah orang yang suka dan pandai dalam membuat puisi
Tetapi jika ada orang yang bertanya tentang hujanku
Maka jawabannya adalah..................

Hanya aku dan Tuhan yang tahu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar