Ini adalah satu ceritaku ketika internship (magang kerja) di Australia sebagai bagian dari program pertukaran pemuda Indonesia-Australia.Taboo, itulah kata yang paling tepat untuk mengidentikkan sihir, ilmu gaib, atau sesuatu yang ajaib. Rasanya sangat senang bisa mendapatkan workplacement di sekolah ini, karena sejauh ini sudah banyak hal yang saya pelajari, mulai dari peraturan sekolah, sistem pembelajaran, teaching method, sampai style para guru. Selain itu sayapun mendapatkan banyak kesempatan untuk menampilkan wajah Indonesia disini, sangat bangga rasanya.
Dari sekian banyak hal yang terjadi, ada
yang tidak biasa. Saya temukan satu kelas yang secara khusus mempelajari
tentang “witchcraft”, baik itu
sejarahnya, simbol-simbol, pelaku dan bagaimana mereka melakukannya. Waktu saya
di sekolah hanya sebatas belajar mahluk-mahluk gaib secara umum, untuk lebih
detailnya kita tidak mendapatkan pengetahuan, karena ini adalah hal yang sangat
berkaitan erat dengan spiritual dan diluar akal sehat, itulah kenapa dikatakan
tabu. Orang-orang dewasapun cenderung menghindari topik ini.
Yang terjadi di sekolah ini adalah ilmu
sihir dan semacamnya dipandang sebagai sesuatu yang patut dipelajari karena
didalamnya terkandung sejarah besar yang perlu untuk diketahui. Adu argumen
tidak dapat dihindarkan, tetapi pada akhirnya semua dikembalikan ke pribadi
masing-masing.
Berangkat dari temuan itu, sayapun
mendapatkan sebuah ide untuk melakukan sesuatu. Pada umumnya orang melihat magic hanya tentang darkness, akan tetapi ada sisi lain dari hal tersebut yang ternyata
bisa memberikan manfaat kepada orang lain dan kepada diri kita sendiri. Saya
menunjukkan beberapa permainan magic
atau familiar dengan istilah sulap di Indonesia. Ternyata mereka (para siswa)
sangat terkesan dengan penampilan magic
itu dan sangat ingin tahu bagaimana itu bisa terjadi. Sayapun dengan senang
hati membongkar rahasia permainan yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Mereka sangat antusias dan ingin menampilkan permainannya kepada orang
lain.
Di akhir sesi saya menjelaskan bahwa
kepada siswa-siswa bahwa magic tidak
hanya tentang kegelapan atau hal-hal buruk belaka, tetapi bisa juga untuk
menghibur orang dengan seni misteri yang terkandung didalamnya. That is my passion of doing magic. Nama
saya Arif, dan sampai jumpa di cerita selanjutnya.

